Olahraga Petanque

 4. Tehnik Dasar Permainan Petanque

      Permainan petanque merupakan permainan yang dimainkan di lapangan yang berpasir batu dengan panjang lapangan. Teknik dasar dalam permainan petanque merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh setiap pemain agar dapat bermain dengan baik dan mendapatkan poin. Secara umum, teknik dasar petanque terdiri dari pointing dan shooting. Pointing adalah teknik melempar bola besi agar berhenti sedekat mungkin dengan bola target yang disebut jack, sedangkan shooting adalah teknik melempar bola untuk memukul atau menyingkirkan bola lawan yang berada dekat dengan jack. Kedua teknik ini sangat penting karena dapat membantu pemain mengatur strategi dalam permainan, baik saat menyerang maupun bertahan. Selain itu, pemain juga harus memiliki konsentrasi, keseimbangan tubuh, serta kemampuan mengatur arah dan kekuatan lemparan agar bola dapat mengenai sasaran dengan tepat. Dengan latihan yang rutin, pemain akan lebih mudah menguasai teknik dasar tersebut. Menurut Ramdan Pelana dan Apta Mylsidayu, teknik dasar dalam petanque meliputi pointing dan shooting yang digunakan untuk menempatkan bola sedekat mungkin dengan jack atau menyingkirkan bola lawan (Pelana & Mylsidayu, 2017, hlm. 55). Selain itu, Sutrisna menjelaskan bahwa penguasaan teknik dasar sangat penting karena dapat menentukan keberhasilan pemain dalam permainan petanque (Sutrisna, 2018, hlm. 94), sedangkan Yudha M. Saputra menyatakan bahwa teknik dasar petanque memerlukan ketepatan, konsentrasi, dan koordinasi gerakan tubuh agar lemparan bola dapat mencapai target dengan baik (Saputra, 2020, hlm. 70).

Berikut adalah teknik dasar permainan petanque,yaitu:

4.1 Teknik Pointing

Teknik pointing adalah teknik dasar dalam petanque yang bertujuan melempar bola besi agar berhenti sedekat mungkin dengan bola kayu (jack) sebagai sasaran permainan. Teknik ini biasanya menjadi teknik awal dalam permainan dan sangat menentukan perolehan poin sebuah tim. Menurut Sutrisna dalam penelitiannya tentang permainan petanque, pointing merupakan teknik menghantarkan bola besi menuju bola target dengan jarak sedekat mungkin sehingga pemain dapat menguasai posisi permainan (Sutrisna, 2018, hlm. 96). Selanjutnya Isyani menyatakan bahwa pointing merupakan teknik dasar yang harus dikuasai setiap atlet karena menjadi dasar strategi bertahan maupun menyerang dalam permainan petanque (Isyani, 2019, hlm. 52). Selain itu Yudha menjelaskan bahwa pointing dapat dilakukan dengan beberapa variasi lemparan seperti rolling, half lob, dan high lob, yang digunakan sesuai kondisi lapangan dan jarak target (Yudha, 2024, hlm. 67). 

Di dalam keterampilan ponting ada beberapa cara melakukan teknik, yaitu:

1) Rolling adalah lemparan dengan menggelindingkan bola ke tanah. Untuk melakukan pointing roll, harus memperhatikan beberapa hal:

a) Bosi keluar dari bawah 90 derajat;

b) Bosi jatuh 3-4 M dari boka;

c) Lapangan datar atau tidak bayak kerikil.

2) Half/Soft lob adalah lemparan bosi setengah parabol. Untuk melakukan pointing ini harus memperhatikan beberapa hal:

a) Bosi keluar dari 90-110 derajat;

b) Bosi jatuh 2-3 M dari boka;

c) Semua jenis lapangan.

3) High lob adalah lemparan bosi dengan tinggi parabol. Untuk pointing

ini harus memperhatikan beberapa hal:

a) Bosi keluar di atas 110 derajat;

b) Bosi jatuh dekat boka 0,5-1 M;

c) Lapangan basah atau gembur.

Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat gambar berikut ini.


Gambar 1 contoh lemparan

Teknik pointing bisa dilakukan dengan cara jongkok maupun berdiri namun pada dasarnya banyak melakukan dengan jongkok, tetapi ada beberapa alasan kapan dilakukan pointing dengan berdiri, yaitu:

a) Saat jarak boka 8-9 M;

b) Saat tanah gembur;

c) Saat di depan boka ada banyak bosi menghalang:

d) Sudut pandang berdiri lebih luas.

Cara melakukan pointing jongkok adalah sebagai beri…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Olahraga Petanque

Olahraga Petanque

Olahraga Petanque